FAQ Pendidikan Seks Remaja

Berbagi dan berdiskusi dengan anak muda di Jakarta dan sekitarnya merupakan pengalaman yang luar biasa berkesan bagi kami. Pengalaman ini menginspirasi kami untuk berbagi dengan lebih banyak anak muda di Indonesia.

Halaman ini memuat beberapa pertanyaan yang paling sering ditanyakan oleh remaja di sesi pendidikan seks yang kami berikan. Suatu kehormatan bagi kami untuk bisa mengumpulkannya dan menjawabnya untuk dapat dibaca oleh kalian para anak muda, di mana pun kalian berada.

 

Tubuh

 

Apakah kalau sudah puber pasti kita sudah tidak bisa bertambah tinggi? Adakah obat/usaha yang masih bisa dilakukan untuk menambah tinggi badan?

Memang benar, pertumbuhan tinggi badan yang paling pesat terjadi pada saat pubertas. Setelahnya, tubuh tidak memiliki kapasitas untuk bertambah tinggi secara signifikan lagi. Tetapi, yang justru lebih penting kita renungkan adalah mengapa kita sangat ingin bertambah tinggi?

Media menentukan standar bentuk tubuh dan tinggi yang ideal untuk perempuan dan laki-laki. Biasanya tubuh tinggi lebih diindahkan, serta bentuk tubuh ramping lebih diindahkan perempuan dan bentuk tubuh yang kekar lebih diindahkan untuk laki-laki. Tetapi sebagai remaja yang bijak, kita perlu paham bahwa banyak hal-hal yang berperan dalam standar kecantikan tersebut. Pertama, sebagian besar foto model di majalah atau televisi telah mengalami proses editing sedemikian rupa sehingga yang kita lihat bukanlah kenyataan yang sebenarnya. Kedua, kita tidak akan pernah selesai mengejar standar kecantikan yang ada. Di atas langit masih ada langit, kalau kamu cantik akan selalu ada yang lebih cantik lagi. Tetapi, tidak ada ukuran tertentu untuk menjadi remaja yang sehat dan bahagia. Yang terpenting kita bisa mengapresiasi apa yang kita miliki dan menggunakannya untuk menjadi versi diri kita yang lebih baik lagi.

Berapakah ukuran penis yang normal?

Seperti halnya bentuk tubuh, bentuk dan ukuran penis masing-masing orang juga bervariasi. Ada beberapa hal yang bisa menentukan ukuran penis seseorang, salah satu yang paling menentukan adalah gen yang sudah kita bawa sejak lahir. Yang perlu kita ingat adalah, terkadang ukuran penis yang ditampilkan di media tidak sesuai dengan ukuran pada umumnya. Misalnya, ukuran penis yang umumnya ditampilkan di materi pornografi umumnya adalah sekitar 15 – 23 cm. Padahal, ukuran penis normal orang Kaukasian adalah sekitar 12 – 18 cm. Karena ada pengaruh gen, ukuran penis orang Asia mungkin bisa berbeda lagi. Dan perlu diingat, setiap orang punya potensi untuk memiliki kehidupan seksual yang sehat, terlepas dari ukuran penis yang ia miliki.

Apakah normal kalau menstruasi saya tidak teratur?

Di sekolah biasanya kita belajar pelajaran biologi, bahwa siklus menstruasi adalah 28 hari sekali, dan di antaranya ada fase-fase seperti masa subur, ovulasi, dan lain-lain. Semuanya ini terdengar sangat rapi, tetapi pada kenyataannya tubuh kita tidak bekerja seperti mesin yang selalu tepat waktu. Tidak jarang ada jadwal yang sedikit meleset, atau bahkan meleset sampai berminggu-minggu atau berbulan-bulan, terutama pada 2-3 tahun awal menstruasi. Penyakit dan stres juga dapat membuat siklus ini semakin tidak teratur karena bagian otak kita yang mengatur siklus menstruasi kita dipengaruhi oleh hal-hal ini. Perlu diingat juga, bahwa tubuh kita membutuhkan lemak tubuh yang cukup untuk mempertahankan siklus menstruasi. Apabila tubuh kita terlalu kurus, maka siklus menstruasi kita bisa semakin tidak teratur, dan bukan tidak mungkin menjadi berhenti sama sekali. Tentunya ini bukan tanda sistem reproduksi yang sehat.

Tetapi selama kita bisa menjaga pola makan yang sehat, tidur teratur, serta meregulasi stres sehingga tubuh kita tidak terlalu terbebani, maka seharusnya siklus menstruasi kita akan semakin teratur seiring kita beranjak dewasa. Apabila ternyata masih belum teratur, ada baiknya kita coba periksakan ke dokter.

(Pertanyaan dari perempuan) Mengapa bentuk penis laki-laki seperti itu? Sangat jelek!

Ini adalah reaksi yang wajar ketika kita pertama kali melihat alat kelamin lawan jenis. Sebabnya adalah, kita sudah terlalu terbiasa melihat alat kelamin yang kita miliki dan memang bentuk fisik alat kelamin perempuan dan laki-laki cukup berbeda. Pernahkah kamu berpikir bahwa mungkin saja laki-laki kalau melihat vagina perempuan akan bereaksi serupa denganmu waktu melihat penis? Oleh karena itu, belajar mengenali dan menghargai tubuh lawan jenis dalam konteks yang sehat dan aman (seperti dalam kelas pendidikan seks), sangat penting untuk mempersiapkan kita menjadi manusia yang berfungsi secara sehat.

Bagaimana cara saya menjaga kebersihan organ seksual saya?

Perempuan

Vagina kita memiliki tingkat keasaman tertentu yang perlu dijaga (pH level = 3.8-4.5). Cara perawatan atau pembersihan yang keliru bisa saja membuat tingkat keasaman menjadi tidak optimal lagi. Saat ini banyak beredar sabun pembersih vagina. Memang kalau digunakan vagina menjadi terasa bersih dan segar, tetapi pemakaian yang berlebihan dapat mengganggu level pH yang ideal, serta membunuh bakteri baik yang bermanfaat untuk vagina kita.

Cara perawatan yang benar antara lain membersihkan dengan air bersih setelah buang air. Pastikan cara membasuhnya benar, yaitu dari depan ke belakang. Mengapa sebaiknya tidak dari belakang ke depan? Karena di belakang vagina kita terletak anus yang merupakan tempat keluarnya kotoran. Membasuh dari belakang ke depan dapat membawa kotoran-kotoran dari anus ke vagina. Selain itu, bersihkan vagina lebih sering pada saat menstruasi, pastikan kita mengganti pembalut setidaknya 3 kali sehari.

Untuk pakaian, sebisa mungkin hindari pakaian (celana atau rok) yang sangat ketat. Gunakan juga celana dalam berbahan katun dan jangan cepat-cepat tergiur dengan celana dalam yang terlihat “mewah” karena biasanya terbuat dari bahan renda, sutra, atau sintetis yang kurang baik untuk vagina.

Laki-laki

Gantilah pakaian setidaknya dua kali sehari. Pastikan kita tidak lupa membersihkan penis setelah buang air kecil untuk menghindari adanya kotoran yang tertinggal. Bagi kita yang belum disunat sepertinya perlu ekstra hati-hati karena kotoran lebih mudah tertinggal di penis yang belum disunat. Selain itu, hindari celana dalam yang terlalu ketat untuk menghindari iritasi.

 

Masturbasi

 

Apa itu masturbasi?

Masturbasi berasal dari kata dari kata manus (tangan) dan turbare (kocok/guncang). Masturbasi artinya melakukan stimulasi kepada organ seksual untuk mencapai kepuasan seksual, umumnya sampai titik puncak kepuasan seksual (yang disebut orgasme). Umumnya dilakukan dengan menyentuh, meraba-raba, atau memijat-mijat penis (pada laki-laki) dan klitoris (pada perempuan) sampai seseorang mencapai titik orgasme.

Apa masturbasi berbahaya?

Walaupun di budaya kita masturbasi sering dianggap sebagai perilaku yang cabul, tetapi secara medis masturbasi sebenarnya perilaku yang normal, sehat, dan aman. Tetapi, masturbasi juga dapat menimbulkan masalah. Masturbasi menjadi masalah apabila ia sudah menimbulkan ketergantungan, membuat keseharian dan aktivitas orang terganggu karena ia mengalami dorongan terus menerus untuk melakukan masturbasi, membuat seseorang menjadi tidak bisa melakukan hubungan seksual dengan orang lain (karena sudah terbiasa dengan kepuasan yang ia dapatkan lewat masturbasi), atau ketika perilaku tersebut dilakukan di publik. Selain itu, perilaku masturbasi juga perlu dilihat dalam konteks nilai yang kita pegang. Melakukan sesuatu, apapun itu, yang bertentangan dengan nilai yang kita anut tentunya akan menimbulkan perasaan yang tidak nyaman untuk kita. Jadi, keputusan untuk melakukan masturbasi atau tidak juga ditentukan oleh nilai pribadi masing-masing orang.

Seberapa seringkah masturbasi normal untuk dilakukan?

Tidak ada ukuran pasti untuk menjawab pertanyaan ini. Yang jelas, ketika masturbasi sudah menyebabkan ketergantungan, membatasi kita dalam melakukan aktivitas yang sehat, serta bertentangan dengan nilai yang kita anut, artinya kebiasaan masturbasi tersebut sudah tidak baik untuk kita.

Apakah terlalu sering masturbasi bisa mengakibatkan kaki kopong?

Mungkin kondisi medis yang paling mendekati istilah lutut kopong adalah osteoarthritis. Osteoarthritis adalah salah satu bentuk penyakit arthritis yang menyerang persendian, biasanya disebabkan karena kelebihan berat badan, cedera, aktivitas fisik yang berlebihan, atau gen. Walaupun mitosnya masturbasi bisa menyebabkan kopong, apa kenyataannya produksi cairan sendi pada lutut tidak ada hubungannya dengan produksi cairan sperma. Sehingga, masturbasi juga tidak ada hubungannya dengan persendian lutut.

Apakah perempuan bisa melakukan masturbasi? 

Seperti halnya laki-laki, tubuh perempuan juga didisain untuk bisa mengalami kepuasan seksual. Karena masturbasi adalah salah satu cara untuk mencapai kepuasan seksual, maka tentu perempuan juga bisa melakukan masturbasi. Umumnya, perempuan melakukan masturbasi dengan menstimulasi titik kepuasan seksual pada tubuhnya, yaitu di klitoris yang terletak di atas vagina.

Apakah melakukan masturbasi dengan menggunakan alat bantuan berbahaya?

Salah satu kunci dalam memperoleh kehidupan seksual yang sehat adalah dengan menjaga organ seksual kita, dan organ kita yang satu ini memang sangat sensitif. Memasukkan benda asing yang belum tentu terjaga kebersihannya dapat menjadi saluran masuk bakteri yang berpotensi penyakit. Bayangkan saja begini, saat kita ke dokter saja semua barang yang akan dimasukkan ke tubuh kita harus disterilisasi sedemikian rupa. Oleh karena itu, kita perlu sangat berhati-hati dalam menentukan barang apa saja yang boleh masuk ke organ seksual dan reproduksi kita.

 

Perilaku-Seksual

 

Apakah virginitas itu penting? Bukankah virginitas hanya hasil konstruksi sosial?

Masing-masing budaya menilai virginitas secara berbeda, sehingga memang betul aspek sosial berperan dalam pengartian konsep virginitas atau keperawanan sendiri. Terkadang yang menjadi salah kaprah adalah virginitas digunakan sebagai indikator satu-satunya untuk menilai keberhargaan seseorang, terutama perempuan. Beberapa waktu lalu beredar berita tentang rencana diberlakukannya tes keperawanan untuk menentukan seorang siswi layak untuk mengikuti UN atau tidak. Padahal, kualitas seseorang terdiri dari berbagai macam aspek, dan keperawanan tentunya tidak berhubungan dengan prestasi akademik seseorang.

Tetapi, berbicara tentang virginitas tentunya berhubungan dengan pengalaman seksual pertama seseorang. Pertanyaan yang lebih penting adalah, “mengapa” kita mau melakukan hubungan seksual. Pertanyaan ini tentunya bisa dijawab dengan meninjau nilai-nilai terkait seksualitas yang kita anut, serta memahami konsekuensi dari perilaku seksual itu sendiri.

 

Kehamilan

 

Bisakah perempuan hamil dari seks oral atau anal?

Kalau kita ingat pelajaran biologi kita, mulut dan anus adalah bagian dari sistem pencernaan kita, sementara kehamilan terkait dengan sistem reproduksi. Dari sini sebenarnya kita bisa lihat bahwa dua saluran ini tidak akan bertemu, sehingga jawaban dari pertanyaanmu adalah tidak, kehamilan tidak bisa dihasilkan dari seks oral maupun anal. Tetapi, bukan berarti seks oral dan anal lebih tidak berisiko lho. Walaupun tidak bisa menghasilkan kehamilan, dua perilaku seksual ini tetap bisa menjadi sarana penularan infeksi menular seksual, seperti HIV/AIDS, gonorrhea, sifilis, chlamydia, dan lain-lain.

 

Inez Kristanti, S.Psi.
Youth Manager Klinik Yayasan Angsamerah
13 Agustus 2015

 

Referensi:
Arthritis.org
Kidshealth.org

Kredit foto:
Daniel Viero

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to Top